Dinamika Sosial Ekonomi dalam Konsep Penataan Ruang Pembangunan Bendungan di Desa Belok Sidan Kecamatan Petang, Kabupaten Badung
DOI:
https://doi.org/10.53494/jira.v12i1.1348Kata Kunci:
Bendungan, Sosial Ekonomi, Pemnafaatan RuangAbstrak
Pembangunan Bendungan Sidan di Desa Belok-Sidan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung memberikan perubahan terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat serta pemanfaatan ruang wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembangunan bendungan terhadap kebiasaan masyarakat, mata pencaharian, pendapatan masyarakat, serta kesesuaiannya dengan arahan RTRW Kabupaten Badung dan RDTR Kecamatan Petang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap masyarakat yang terkena dan terdampak pembangunan bendungan. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan Bendungan Sidan menyebabkan perubahan kebiasaan masyarakat terutama pada peningkatan mobilitas dan interaksi sosial akibat adanya akses jalan baru. Selain itu, terjadi perubahan mata pencaharian pada masyarakat terdampak yang beralih menjadi pedagang, pekerja proyek, dan wirausaha kecil. Perubahan tersebut juga diikuti dengan peningkatan pendapatan masyarakat terdampak, sedangkan masyarakat yang terkena langsung relatif tidak mengalami perubahan pendapatan yang signifikan karena masih bergantung pada sektor pertanian.Berdasarkan kesesuaian dengan RTRW Kabupaten Badung dan RDTR Kecamatan Petang, pembangunan Bendungan Sidan sejalan dengan arahan penataan ruang sebagai kawasan pertanian berkelanjutan, kawasan agropolitan, dan kawasan konservasi sumber daya air. Pembangunan bendungan juga berpotensi mendukung pengembangan ekonomi lokal berbasis pariwisata dan perdagangan. Namun demikian, perubahan pemanfaatan ruang yang terjadi perlu dikendalikan agar tidak mengurangi fungsi lindung dan fungsi pertanian wilayah. Dengan demikian, pembangunan Bendungan Sidan memberikan dampak positif terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat, namun tetap memerlukan pengendalian pemanfaatan ruang agar pembangunan wilayah dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Referensi
Abdullah, Al Noor, Sanzidur Rahman, Stephen Essex, and James Benhin. 2020. “Economic Contributions of Mega-Dam Infrastructure as Perceived by Local and Displaced Communities: A Case Study of Merowe Dam, Sudan.” Agriculture (Switzerland) 10(6):1–25. doi: 10.3390/agriculture10060227.
Achmad, Irawaty. 2019. “Kondisi Sosial Penyandang Tunawisma Ditengah Masyarakat Kota Makassar.” Journal UNM 1–19.
Alpriandi, Pangemanan Lyndon, and Moniaga Vicki. 2019. “Dampak Pembangunan Waduk Kuwil Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Di Sekitar Pembangunan Waduk Kuwil Desa Kawang-Koan Kabupaten Minahasa Utara.” Agrirud 1(1):20–30.
Astuti, Puji. 2018. “Dampak Sosial Ekonomi Pembangunan Waduk Sempor Bagi Masyarakat Kebumen Tahun 1956-1978.” Jurnal Prodi Ilmu Sejarah 3(5)(March):5–10.
Azizah, Annisa Nur, Dasim Budimansyah, and Wahyu Eridiana. 2018. “Bentuk Strategi Adaptasi Sosial Ekonomi Masyarakat Petani Pasca Pembangunan Waduk Jatigede.” Sosietas 7(2):399–406. doi: 10.17509/sosietas.v7i2.10356.
Eka, Andi, Iftitah Nurdin, Imas Adilah Pribadi, Susanti Dewi, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, and Kementerian Keuangan. 2022. “Analisis Dampak Pembangunan Infrastruktur Bendungan Terhadap Perekonomian- Kesejahteraan Pada Masa Pandemi Covid-19.” Jurnal Manajemen Perbendaharaan 3(2):170–85. doi: 10.33105/jmp.v3i2.419.
Cernea, M. M. 2004. Social Impacts and Social Risks in Hydropower Programs: Preemptive Planning and Counter-risk Measures. World Bank Social Development Papers.
Ferdini, Hadiyanti. 2019. “Dampak Pembangunan Jalan Tol Surabaya-Mojokerto Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Bebekan Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo.” E-Journal UNESA 2(1):308–17.
Hadi Sabari Yunus. 2010. Metodologi Penelitian Wilayah Kontemporer. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kementerian ATR/BPN. 2021. Pedoman Penyusunan RDTR dan Peraturan Zonasi. Jakarta:
Kementerian ATR/BPN.
Jannataa, Sareiyang Adam. 2021. “Desain Hidrolis Terowongan Pengelak (Studi Kasus Pembangunan Bendungan Sidan Di Kab. Badung Bali).” 8–9.
Juhadi. 2007. “Pola-Pola Pemanfaatan Lahan Dan Degradasi Lingkungan Pada Kawasan Perbukitan.” Jurnal Geografi 4(1):11–24.
Maruwae, Abdulrahim. 2020. “Analisis Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Daerah Transmigran.” 13:39–53.
Noor, Triana Rosalina, Ali Hamdan, Saifuddin, and M. Athoifull Fanan. 2017. “Analisis Dampak Sosial Ekonomi Pembangunan Jalan Tol Surabaya - Mojokerto ( Studi Kasus Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Di Kec . Wringinanom , Kec . Kedamean , Kec
. Driyorejo Kabupaten Gresik).” Prosiding Seminar Nasional & Temu Ilmiah Jaringan Peneliti 1(3):268–80.
Rahmayanti, Dwi, V. Indah, and Sri Pinasti. 2014. “Dampak Keberadaan Objek Wisata… (Yunita Dwi Rahmayanti) Dampak Keberadaan Objek Wisata Waduk Sremo Terhadap Perubahan Sosial Ekonomi Masyarakat di Sremo, Kulon Progo, Daerah Istimewah Yogyakarta.” E-Societas 1–15.
Ridayani, Wislin, Muhammad Alwi, and Suprianto. 2023. “Dampak Pembangunan Bendungan Batu Bulan Terhadap Kondisi Sosek Petani Padi Sumbawa.” Jurnal Oportunitas Ekonomi Pembangunan 2(2):13–21.
Riyadi dan Deddy Supriady Bratakusumah. 2004. Perencanaan Pembangunan Daerah Strategi Menggali Potensi dalam Mewujudkan Otonomi Daerah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Riyadi, & Bratakusumah, D. S. 2010. Perencanaan Pembangunan Daerah. Jakarta: Gramedia.
Rofiulloh, Gayuh, and Mahasiswa. n.d. “Dampak Pembagunan Jalan Tol Mojokerto-Kertosono Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi.” Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya 1–6.
Tarigan, R. 2012. Perencanaan Pembangunan Wilayah. Jakarta: Bumi Aksara.
Tilt, B., Braun, Y., & He, D. 2009. Social impacts of large dam projects: A comparison of international case studies and implications for best practice. Journal of Environmental Management, 90(3), 249–257.
Wayangkau, Helen Gianditha. 2021. “Analisis Manajemen Risiko Pada Proyek Pembangunan Bendungan (Studi Kasus : Bendungan Titab Di Bali, Bendungan Jatibarang Di Kabupaten Semarang Dan Bendungan Diponegoro Di Semarang).” Jurnal Proyek Teknik Sipil 4(1):18–23. doi: 10.14710/potensi.2021.10628.
Wibowo, Anang Setyo. 2017. “Persepsi Dan Karakteristik Sosial Ekonomi Masyarakat Area Terdampak Pembangunan Waduk Di Dusun Bendo Ngindeng Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo.” Swara Bhumi 05(4):22– 30.
World Commission on Dams. 2000. Dams and Development: A New Framework for Decision-
Making. London: Earthscan.
Yunus, H. S. 2010. Metodologi Penelitian Wilayah Kontemporer. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Peraturan Bupati Badung Nomor 28 Tahun 2023 tentang Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Perencanaan Petang Tahun 2023 – 2043
Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 4 Tahun 2025 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Badung Tahun 2025 - 2045
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Devie Indriany Moha, Desi Ade Trya

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








