Penggunaan Serbuk Kaca Dari Limbah Botol Kaca Sebagai Filler Agregat Halus Dalam Laston Lapis Antara (Ac-Bc) Asphalt

Authors

  • Arifin Cahyadi Politeknik Raflesia
  • Hidayati Politeknik Raflesia

DOI:

https://doi.org/10.53494/jts.v8i2.172

Keywords:

BC, Filler, Kaca, Marshall

Abstract

Penelitian ini dilakukan secara bertahap, yaitu pengujian agregat kasar,,sedang, dan halus. Persentase kadar aspal yang digunakan sebesar 4,5%; 5,0%; 5,5%; 6,0% dan 6,5%, tiap 3 sampel benda uji, penelitian ini dilaksanakan di PT. Pebana Adi Sarana Curup Kabupaten Rejang Lebong.

Hasil pengujian serbuk kaca sebagai filler agregat halus Laston AC-BC. Dalam komposisi campuran AC-BC, batu (1-2cm) 25%, batu (0,5-1) 34% dan Abu Batu 39%, serta bahan pengisi (filler) 2%. Dengan 5 variasi kadar aspal, ada salah satu spesifikasi marshall yang tidak terpenuhi Yaitu Rongga Dalam
Campuran (VIM).

References

Bina Marga. 2018. Spesifikasi Umum 2018 untuk Pekerjaan Konstruksi Jalan dan Jembatan. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Kementerian Lingkungan Hidup. 2006. Status Lingkungan Hidup Indonesia Tahun 2006. Jakarta.

Nono. 2007. Presentasi Perencanaan Asbuton Campuran Panas. Departemen Pekerjaan Umum.

Sukirman, S. 2003. Perencanaan Tebal Struktur Perkerasan lentur. Bandung : Nova.

Suyoto, Bagong. 2008. Rumah Tangga Peduli Lingkungan. Jakarta: Prima Media

Published

2022-11-28

How to Cite

Cahyadi, A., & Hidayati. (2022). Penggunaan Serbuk Kaca Dari Limbah Botol Kaca Sebagai Filler Agregat Halus Dalam Laston Lapis Antara (Ac-Bc) Asphalt. STATIKA: Jurnal Teknik Sipil, 8(2), 13–20. https://doi.org/10.53494/jts.v8i2.172

Most read articles by the same author(s)